Rabu, 22 Juni 2011

Darah


DARAH

Darah adalah jaringan tubuh yang kompleks dan terddri dari :
  1. KOMPONEN SEL :
Sel darah merah yang disebut ERITROSIT
Sel darah putih yang disebut LEKOSIT
Pecahan dari sel yang disebut TROMPOSIT
  1. KOMPONEN CAIR : -> PLASMA, terdiri dari :
92 % air dan garam
6% protein, yang meliputi : albumin, globulin, factor pembekuan darah dan transport protein.
2% lemak

SEL DARAH MERAH ( ERITROSIT )
Dibuat di dalam sumsum tulang dan prosesnya disebut ERITROPHOESIS selanjutnya masuk ke dalam aliran darah tepi.
Didalam aliran darah tepi sel darah merah akan kehilangan intinya, dan ini merupakan satu-satunya sel dalam tubuh yang tidak berinti.
Dengan kehilangan inti tersebut, sel akan berbentuk BIKONKAV, dan ini merupakan suatu keuntungan karena sel darah merah menjadi lebih fleksible.
Sel darah merah mengandung hemoglobin didalamnya ( 95 % ), dan ini yang memberikan warna merah.
Fungsi sel darah merah ini adalah untuk mengangkut O2 dan CO2 dari dank e jaringan tubuh.
Dalam aliran darah, eritrosit ini hanya berumur 120 hari, dan setelah itu dipecah dalam jaringan RES ( Reticulo Endothelial System ), menjadi ion Fe, protein ( globulin ) dan bilirubin. Ion Fe dan globin akan dipakai lagi untuk pembentukan sel eritrosit selanjutnya,sedangkan bilirubin akan dibuang keluar tubuh.

Nilai normal :
Eritrosit : 4.330.000 – 5.950.000/mm3 ( pria )
 3.900.000 – 4.820.000/mm3 ( wanita )
Hemoglobin ( Hb ) :13,4 – 17,7 gr % ( pria )
11,4 – 15,1 gr % ( wanita )
Kelainan :
Eritrosit : Bentuk, target sel, oval sel, sickle sel, dsb.
Jumlah : bila meningkat disebut ERITROSIS
bila menurun disebut ERITROPHENIA
Hemoglobin :  bila meningkat disebut POLICITHEMIA
bila menurun disebut ANEMIA

SEL DARAH MERAH ( LEKOSIT )
Dibuat juga dalam SUMSUM TULANG, prosesnya dinamakan : LEKOPHOESIS
Fungsi lekosit adalah untuk mempertahankan dan kekebalan tubuh.
Terdiri dari :

  1. Poli Morpho Nuklear Granulosit ( PMN Granulosit )
Usianya hanya beberapa jam hingga akhir hari.
Dengan cat Romanowsky, reaksi granula dibagi menjadi :
a.       NEUTROPHIL
b.      EOSINPHIL
c.       BASOPHIL
  1. Lymphosit
Dibuat disumsum tulang dankelenjar thymus.
Beredar dipembuluh darah, pembuluh lymphe dan lien.
Usianya : tahun, sebagai memori sel.
Ada 2 jenis : T dan B lymphosit.
  1. Monosit
Memphagosit mikro organisme dan sel tumor.
Menghasilkan : komplemen, Prostaglandin, interferon, dsb.

Nilai normal : 4700 – 10.300 /mm3 ( pria )
4300 – 11.300 /mm3 ( wanita )
Bila meningkat disebut LEKOSITOSIS
Bila menurun disebut LEKOPHENI

TROMBOSIT ( PLATELET )
Berasal dari pecahan sel megakarosit dalam sumsum tulang, kemudian masuk kedalam aliran darah.
Berfungsi pada system pembekuan darah.
Usianya sekitar 10 hari.
Nilai normal : 150.000 – 350.000 /mm3
Bila meningkat disebut TROMBOSITOSIS
Bila menurun disebut TROMBOPHENI

PEMERIKSAAN KAJU ENDAP DARAH ( LED )
  1. Cara WINTROBE :
Darah EDTA dihisap kedalam tabung wintrobe hingg titik nol.
Setelah 60menit dilakukan pembacaan.
Normal : 10mm/jam.
Tabung Wintrobe : panjang 120mm, diameter 2,5 mm, skala 0-100 dari atas kebawah dan sebaliknya.
  1. Cara WESTERGREEN :
Darah EDTA ditambah larutan PZ ( 4vol darah + 1 vol PZ )
Setelah 60menit dilakukan pembacaan.
Normal Westergreen : panjang 300mm, diameter < 2,5 mm, skala 0-200mm.
Lebih sensitive karena tabung panjang dan sempit.

PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN ( Hb )
1.      CYANMETH Hb :
Dipakai larutan DRABKINS, dan dibaca dengan fotometer dilaborat.
Merupakan cara pengukuran yang STANDARD, sebab semua jenis Hb terukur, kecuali Hbs ( Sulf Hb )
2.  SAHLI
Darah dicampur dengan 0,1 N Hcl akan membentuk asam hematin yang sesuai dengan kadar hemoglobin. Setelah dicampur rata tungguh 3-5menit, kemudian diberi aquadest hingga warna cokltnya sama dengan blok warna yang ada. Permulakaan aquadest sesuai dengan kadar hb.
Besarnya kesalahan : 5-10 %, dan sebagai sumber kesalahan adalah : volume darah yang kurang tepat, kadar Hcl yang tidak tepat, campuran darah dan Hcl yang tidak ditungguh 3-5menit, dan blok warna indicator yang telah lama dan membutuhkan kalibrasi.

 PENGHITUNGAN JUMLAH ERITROSIT, LEKOSIT, DAN TROBOSIT


ERI
LEKO
TROMBO
Pipet
Pipet eritrosit
Pipet lekosit
Pipet trombosit
Pelarut
hayem
Turk
Reesecker
Pengenceran
200kali
20 kali
20 kali

( 0,5 -> 101 )
( 0,5 -> 11 )
( 0,5 -> 10 )
Penghitungan
10.000 N/mm3
50 N/mm3
N/mm3
Pembesaran
40 kali
10 kali
40kali

HITUNG JENIS LEKOSIT
Dibuat hapusan darah terlebih dahulu.
Syarat hapusan darah yang baik :
Panjang hapusan 1/3-2/3 panjang kaca.
Ada bagian yang tipis untuk pemeriksaan.
Tepi hapusan tidak boleh berlubang dan bergaris
Lekosit harus tersebar rata.
Eritrosit tidak saling bertumpukan.
Nilai normal : Eo  /  Ba  /  Stab / Seg    / Ly     /   Mo .
1-3    0-1    2-6    50-70  20-40    2-8 %

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar